Ahmad Bagus

Jumat, 02 Oktober 2015

Kuliner Khas Banyuwangi

1. Rujak Soto

Foto 1 Kuliner Khas dari Banyuwangi
                 Pecinta kuliner, selama ini kita tahu kalau rujak dan soto punya ciri berbeda. Namun apa jadinya ya kalau dijadikan satu? Inilah salah satu kreasi kuliner khas Banyuwangi yang menjadi primadona pecinta makanan tradisonal. Perpaduan rujak sayur dan soto babat ini memang unik karena yang disajikan adalah rujak sayur namun dengan siraman soto babat. So, rasanya tidak bisa ditebak namun sekali mencicipi bisa langsung ketagihan. Menu ini juga cocok dengan pecinta makanan pedas. Untuk menemukannya juga sangat mudah karena bisa ditemukan di warung makan pinggir jalan. Bahan-bahan yang dipakai antara lain kacang, petis, udang, garam, gula merah, pisang klutuk, tempe, tahu, emping melinjo, telur, kerupuk udang, tauge, kangkung dan kuah soto dan isiannya.
2. Sego Tempong
                Sego tempong merupakan makanan khas Banyuwangi yang mirip dengan lalapan di berbagai daerah di indonesia. Perbedaan sego tempong dengan lalapan yang lain terletak pada sambalnya, sambal yang digunakan menggunakan cabai yang sangat banyak dan rasa dari sambal tersebut pedas sekali, hingga orang yang makan sego tempong tersebut serasa di tempong(tampar). Bagi sebagian orang yang makan sego tempong mungkin akan ketagihan dengan rasa sambalnya yang khas dan menantang.
3. Sego Cawuk
               Sego cawuk/Nasi Cawuk adalah penganan dari nasi dengan campuran kuah yang terbuat dari parutan kelapa muda, jagung muda yang dibakar dan dicampur dengan timun serta dibumbui cabai, bawang merah, bawang putih dan sedikit asam sehingga rasanya pedas segar. Kuliner ini biasa disajikan dengan tambahan pepes ikan laut, kikil, ataupun dendeng. Cara memasak makan ini cukup unik, yaitu dengan cara gendam, eeiiittsss.... bukan gendam yang biasa digunakan oleh para pencopet atau penipu jalanan ya! namun dengan cara di kukus dengan kuah pindang dan gula pasir, sehingga menciptakan rasa yang segar.

4. Pecel Pitik
             Pecel pitik merupakan masakan adat khas Banyuwangi. Makanan ini biasanya ada di acara-acara adat di Banyuwangi. Pecel pitik mempunyai arti tersendiri, yaitu Ngucel-Ngucel Barang Hang Apik (Pecel Pitik) yang berarti berlomba-lomba melakukan hal baik. Pitik sendiri dalam bahasa indonesia disebut ayam, tak berbeda jauh dengan kuliner di daerah lain. Nasi pecel tersebut di sajikan dengan lauk ayam goreng/ayam sambal. Meski masakannya tidak berbeda jauh dengan massakan yang ada di pasaran, namun arti dalam masakan tersebutlah yang menjadi ciri khas

0 komentar:

Posting Komentar